Langsung ke konten utama

Disonansi Agama, Kebudayaan dan Moral Sosial

8 Sunnah Khutbah Jumat. Umat Muslim Wajib Paham

Sunah khutbah jumat bisa dilakukan agar pelaksanaan ibadah shalat jumat lebih baik. Ketahui lebih jelasnya secara lengkap pada artikel ini.




8 Sunnah Khutbah Jumat



Dalam pelaksanaan ibadah shalat jumat, khutbah jumat menjadi yang cukup penting. Khutbah bukan diisi dengan nasehat-nasehat saja.



Melainkan, banyak hal yang akan disampaikan secara padat, jelas sehingga mudah diterima oleh para jamaah. Sunnah khutbah jumat dapat dilakukan agar pelaksanaan ibadah menjadi lebih baik.



Baca Juga: Rukun Dan Syarat Sholat Jumat



Sunnah memiliki artian jika dilakukan dapat menambah pahala, namun jika tidak dilakukan tidak mendapatkan dosa. Jadi, sunnah dalam khutbah jumat ini tidak diwajibkan namun jika mampu sebaiknya dilakukan.



 Inilah sunnah khutbah jumat yang harus dipahami secara bersama.



Sunnah Khutbah Jumat Lengkap



Setidaknya, terdapat sembilan sunnah dalam khutbah jumat yang bisa dilakukan. Berikut beberapa sunnah tersebut:



1.    Khutbah Di Atas Mimbar



Khatib, alangkah baiknya untuk bisa melakukan khotbah diatas mimbar. Posisi dari mimbar disunahkan sebelah kanan dari mihrab atau pengimaman. Jika tidak ada mimbar, bisa digantikan dengan tempat yang lebih tinggi tujuannya agar khutbah didengar oleh para jamaah.



2.    Menghadap Jamaah



Dalam melakukan khutbah, khatib di sunnah kan untuk dapat menghadap ke jamaah bukan sebaliknya. Serta, untuk para jamaah juga di sunnah kan hal tersebut.



3.    Khutbah Dengan Lantang



Khatib hendaknya melakukan khutbah dengan keras dan lantang. Karena, hal ini akan sangat membantu untuk menggugah antusiasme dari para jamaah. Selain itu, juga agar lebih mudah untuk didengar oleh para jamaah.



4.    Salam Sebelum Berkhutbah



Khatib maju ke depan dan telah sampai di depan mimbar, hendaknya mengucapkan salam kepada jamaah.  Kemudian, dianjurkan untuk duduk sampai muadzin selesai azan.



5.    Khutbah Tidak Pendek Atau Terlalu Panjang



Sebaiknya, dalam melakukan khutbah tidak terlalu pendek juga tidak panjang. Sesuaikan dengan durasi yang standar.



6.    Memegang Tongkat Di Tangan Kirinya



Disunnahkan, bagi khatib untuk bisa memegang tongkat di tangan kirinya.



7.    Khutbah Mudah Dipahami



Penting! Dalam melakukan khutbah haruslah memberikan materi yang mudah dipahami oleh jamaah. Berikan materi yang mudah untuk dipahami, namun bermanfaat bagi para jamaah. Seperti kaitannya dengan bulan tertentu, efek maksiat, kematian, sedekah dan lainnya.



8.    Duduk Di antara dua Khutbah



Lama durasi dari duduk di antara dua khutbah hendaknya dalam bacaan al-ikhlash. Itu dia beberapa sunnah khutbah jumat yang sebaiknya bisa dilakukan.



Setidaknya,jika khatib mampu untuk melaksanakan sunnah tersebut maka dianjurkan agar bisa dilaksanakan. Karena, akan mendapatkan pahala lebih dari Allah SWT. Semoga bermanfaat!




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membaca Polemik Kuota Haji, Dari Analisa sampai Prasangka-Prasangka

Ilustrasi Polemik Kuota Haji Iswaya.my.id -  Setiap kasus yang melibatkan pejabat publik hampir selalu melahirkan dua hal yang saling beriringan; proses hukum dan riuh tafsir. Apalagi ketika pejabat publik itu terafiliasi partai, ormas atau tokoh tertentu. Di samping proses hukum yang kadang saling Tarik ulur, juga riuhnya prasangka yang begitu bebas bertebaran di berbagai sosial media. Ada yang tumbak cucukan, tukang kompor, ada juga yang menjadi kontrol. Tentu yang pertama berjalan di ruang institusi, dengan ritme dan logikanya sendiri. Kedua hidup di ruang publik, bergerak cepat, emosional, dan sering kali bercampur antara data, opini, dan sikap politik. Kasus yang menyeret nama Yaqut Cholil Qoumas berada tepat di persimpangan itu. Kita tidak bisa bermain interpretasi melulu, karena polanya adalah kebijakan publik, terkait pelayanan. Anda beli soto di warung A dengan pelayanan yang acak kadut, walaupun rasanya enak, akan berpikir dua kali untuk datang lagi, berbeda dengan warun...

Pesantren, Alam dan Ingatan yang Pelan-pelan Kita Rawat

Di kaki bukit Buduk Asu Singosari, pagi, embun, dan riang kicau burung tidak turun begitu saja. Ia meluncur perlahan, seperti seorang santri yang sedang khusyuk menjalani tirakat dalam jalan sunyinya. Angin menyelinap di antara reranting pohon pinus, kopi arabika dan berbagai pohon yang menjulan menopang langit. Ia membawa aroma pinus yang bercampur dengan kesunyian khas pegunungan; kesunyian yang diam-diam mengajari kita tentang ketenangan dan keteguhan.  Pada 22–23 November 2025 kemarin, di tempat yang seolah menjadi halaman depan hutan, berbagai wajah hadir, duduk bersila sambil mewadahi rintik hujan yang begitu riang menari, menimpa kehangatan yang terjalin di antara para kyai, para gus dan ning, para penggerak lingkungan, perangkat dan pengawas desa, aktivis kampus, hingga komunitas ke komunitas yang berjalan dengan langkah mereka sendiri; komunitas Pancasuman, Mukti Laku, Santri Harian Lepas dengan keplaurannya (meminjam istilah mas Dian si penggerak itu), serta para pemerhat...

5 Doa Minta Jodoh Yang Terbaik Sesuai Sunnah

Doa Minta Jodoh.  Doa merupakan salah satu bentuk ketidak mampuan seorang hamba untuk melakukan sebuah perkara, tanpa adanya kuasa dan bantuan dari Allah Swt. Rasulullah mengajarkan kepada umatnya untuk  berdoa meminta jodoh  agar diberikan jodoh oleh Allah. Ada beberapa doa meminta jodoh yang ada dalam al-Qur’an al-Karim, diantaranya adalah surah al-Furqan ayat 74  : Artinya : Waha Tuhan kami,anugerahkanlah pada kami pasangan dan keturunan dari kalangan kami sebagai penenang hati. Juga dalam surah al-Qashas ayat 24 : رَبِّ إِنِّيْ لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرِ فَقِيْرٌ “ Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan suatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.” Doa Minta Jodoh Sebelum Tidur merupakan salah satu cara agar kita selalu istiqomah  dalam memanjatkan doa kepada Allah. Karena tidur merupakan salh satu kegiatan yang rutin kita lakukan setiap hari, ,jadi otomatis kita akan setiap hari juga memanjatkan doa tersebut sebelum tidur. Baca Juga:...