Langsung ke konten utama

Disonansi Agama, Kebudayaan dan Moral Sosial

10 Syarat Khutbah Jumat Yang Harus Di Pahami

Syarat Khutbah Jumat. Khutbah pada shalat jumat terikat dengan syarat yang harus terpenuhi, jika syarat tidak terpenuhi tidak sah khutbah jum'atnya tidak sah, harus mengulangi khutbahnya lagi, Nah, supaya khutbah jumat sempurna, Berikut kami jelaskan syarat khutbah jumat yang harus dipahami oleh Khatib.




10 Syarat Khutbah Jumat



Khutbah memiliki artian sebagai perkataan yang disampaikan oleh khatib. Pada khutbah shalat jumat berbeda seperti khutbah pada umumnya. Pada khutbah sholat jumat terikat dengan syarat yang harus dipenuhi oleh khatib. Untuk itu, syarat khutbah jumat sebaiknya bisa dipahami dengan lebih jelas.



Khutbah merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan dengan benar saat pelaksanaan ibadah shalat jumat. Khutbah akan mempengaruhi keabsahan dalam shalat jumat. Untuk itu, ada baiknya bisa memahami syarat khutbah jumat secara lebih lengkap dan jelas.



Syarat Khutbah Jumat Lengkap



Adapun beberapa syarat yang diharuskan untuk bisa melakukan khutbah jumat dengan baik. Berikut beberapa persyaratannya:



1.    Khatib harus laki-laki, hal ini sudah pasti harus dipenuhi untuk bisa melaksanakan ibadah jumat lebih baik.



2.    Khatib harus suci dari hadas besar dan kecil. Sudah seharusnya, seorang khatib bersih dari hadas besar dan kecil.



3.    Khatib diharuskan untuk suci dari najis, baik untuk najis yang terdapat di badannya. Atau pakaiannya serta tempatnya semuanya harus benar-benar bersih.



4.    Syarat Khatib selanjutnya yaitu harus menutup aurat, dalam hal ini menggunakan pakaian muslim yang baik. Semua aurat bagi laki-laki. Sudah seyogyanya seorang khatib menggunakan pakaian memenuhi standar syariat serta kesopanan.



5.    Khatib harus berdiri jika mampu, seorang khatib diharuskan untuk bisa berdiri dalam memberikan khotbah kepada para jamaah.



6.    Khutbah dilaksanakan pada waktu setelah adzan ke-2 sholat jumat. Jangan sampai, khatib salah dalam melaksanakan khutbahnya.



Baca Juga: 






7.    Kemudian, isi dari khutbah baik pertama dan kedua setidaknya harus di dengar oleh jamaah sekurang-kurangnya 40 orang jamaah laki-laki. Kemudian, khatib juga harus mengeraskan suaranya agar bisa dipahami dengan baik oleh para jamaah.



8.    Khatib diharuskan untuk istirahat sejenak di antara dua khutbah.



9.    Khatib harus melaksana kan khutbah yang pertama dan khutbah kedua secara berturut-turt. Termasuk antara khutbah dengan shalat Jumat.



10.   Semua rukun-rukun khutbah harus disampaikan dengan bahasa arab.



Tentunya, bukan tanpa alasan syarat khutbah jumat harus bisa dipenuhi. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan ibadah jumat dapat berjalan dengan baik dan demi keabsahan shalat jumat. Semoga bermanfaat!




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membaca Polemik Kuota Haji, Dari Analisa sampai Prasangka-Prasangka

Ilustrasi Polemik Kuota Haji Iswaya.my.id -  Setiap kasus yang melibatkan pejabat publik hampir selalu melahirkan dua hal yang saling beriringan; proses hukum dan riuh tafsir. Apalagi ketika pejabat publik itu terafiliasi partai, ormas atau tokoh tertentu. Di samping proses hukum yang kadang saling Tarik ulur, juga riuhnya prasangka yang begitu bebas bertebaran di berbagai sosial media. Ada yang tumbak cucukan, tukang kompor, ada juga yang menjadi kontrol. Tentu yang pertama berjalan di ruang institusi, dengan ritme dan logikanya sendiri. Kedua hidup di ruang publik, bergerak cepat, emosional, dan sering kali bercampur antara data, opini, dan sikap politik. Kasus yang menyeret nama Yaqut Cholil Qoumas berada tepat di persimpangan itu. Kita tidak bisa bermain interpretasi melulu, karena polanya adalah kebijakan publik, terkait pelayanan. Anda beli soto di warung A dengan pelayanan yang acak kadut, walaupun rasanya enak, akan berpikir dua kali untuk datang lagi, berbeda dengan warun...

Pesantren, Alam dan Ingatan yang Pelan-pelan Kita Rawat

Di kaki bukit Buduk Asu Singosari, pagi, embun, dan riang kicau burung tidak turun begitu saja. Ia meluncur perlahan, seperti seorang santri yang sedang khusyuk menjalani tirakat dalam jalan sunyinya. Angin menyelinap di antara reranting pohon pinus, kopi arabika dan berbagai pohon yang menjulan menopang langit. Ia membawa aroma pinus yang bercampur dengan kesunyian khas pegunungan; kesunyian yang diam-diam mengajari kita tentang ketenangan dan keteguhan.  Pada 22–23 November 2025 kemarin, di tempat yang seolah menjadi halaman depan hutan, berbagai wajah hadir, duduk bersila sambil mewadahi rintik hujan yang begitu riang menari, menimpa kehangatan yang terjalin di antara para kyai, para gus dan ning, para penggerak lingkungan, perangkat dan pengawas desa, aktivis kampus, hingga komunitas ke komunitas yang berjalan dengan langkah mereka sendiri; komunitas Pancasuman, Mukti Laku, Santri Harian Lepas dengan keplaurannya (meminjam istilah mas Dian si penggerak itu), serta para pemerhat...

5 Doa Minta Jodoh Yang Terbaik Sesuai Sunnah

Doa Minta Jodoh.  Doa merupakan salah satu bentuk ketidak mampuan seorang hamba untuk melakukan sebuah perkara, tanpa adanya kuasa dan bantuan dari Allah Swt. Rasulullah mengajarkan kepada umatnya untuk  berdoa meminta jodoh  agar diberikan jodoh oleh Allah. Ada beberapa doa meminta jodoh yang ada dalam al-Qur’an al-Karim, diantaranya adalah surah al-Furqan ayat 74  : Artinya : Waha Tuhan kami,anugerahkanlah pada kami pasangan dan keturunan dari kalangan kami sebagai penenang hati. Juga dalam surah al-Qashas ayat 24 : رَبِّ إِنِّيْ لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرِ فَقِيْرٌ “ Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan suatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.” Doa Minta Jodoh Sebelum Tidur merupakan salah satu cara agar kita selalu istiqomah  dalam memanjatkan doa kepada Allah. Karena tidur merupakan salh satu kegiatan yang rutin kita lakukan setiap hari, ,jadi otomatis kita akan setiap hari juga memanjatkan doa tersebut sebelum tidur. Baca Juga:...