Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

Disonansi Agama, Kebudayaan dan Moral Sosial

Grayah-Grayah di Era Post-Truth

Iswaya.my.id -   Enak ya hari ini , kita hidup di zaman keterhubungan yang sangat mudah, informasi diterima secepat jari mengetik dan scrol-scrol sosial media. Walaupun  ada secara tidak langsung ada skeptis yang cukup besar antara individu, kelompok, dan komunitas masyarakat sekalipun. Artinya adalah trust , informasi yang faktual, objektif justru semakin sulit untuk benar-benar dipercaya. Ada kegamangan terhadap ragam informasi yang diterima, dalam konteks apapun. Pergulatan dan percakapan, diskusi dan rangkaian seminar, bahkan jagongan sekalipun menjadi ruang yang sangat penuh curiga.  Semua itu terjadi tanpa henti, ruang interaksi terbuka lebar, dan hubungan tampak terus terjalin. Namun, di balik itu semua, ada perubahan yang sering luput dari perhatian; kepercayaan sosial tidak lagi menjadi fondasi, melainkan menjadi sesuatu yang dipertanyakan sejak awal. Sejatinya, kepercayaan itu menjadi pilar penting dalam aspek apapun, utamanya dalam kehidupan. Ia hadir sebel...

Dunia Pencitraan Ladulmun 'Adim

iswaya.my.id - Ada ironi yang pelan-pelan menjadi kebiasaan dalam kehidupan kita, bahwa manusia semakin ramai berbicara tentang nilai, tetapi semakin sepi dalam mempraktikkannya. Kita hidup di zaman ketika hampir semua hal diukur dengan manfaat pribadi. Bahkan niat baik pun sering disaring terlebih dahulu oleh pertanyaan sederhana, apa untungnya bagi saya? Dari sinilah pola pikir materialistis tumbuh dengan sangat halus tidak selalu kasar dan tampak serakah, tetapi menyelinap dalam cara kita memaknai agama, pendidikan, relasi sosial, bahkan politik. Materialisme hari ini tidak selalu hadir dalam bentuk harta yang berlimpah. Ia sering muncul dalam bentuk yang lebih halus: keinginan untuk selalu berada di zona nyaman, keinginan agar segala sesuatu berjalan sesuai kepentingan diri, serta kecenderungan menilai sesuatu hanya dari manfaat yang langsung terasa. Ketika logika ini menguasai cara berpikir, manusia mulai lupa bahwa hidup sejak awal tidak pernah dibangun sendirian. Ia selalu lahi...