Langsung ke konten utama

Disonansi Agama, Kebudayaan dan Moral Sosial

Inilah Tata Cara Khutbah Jumat Secara Lengkap


Tata Cara Khutbah Jumat Secara



Khutbah jumat tidak bisa dilakukan secara sembarang, namun ada tata caranya. Ketahui secara lengkap  Tata Cara Khutbah Jumat  pada artikel ini.



Bagi laki-laki yang beragama muslim, shalat jum’at hukumnya fardhu ain. sedangkan perempuan hukumnya boleh, selama tidak menimbulkan fitnah, kalau menimbulkan fitnah hukumnya makruh, Dalam menjalankan shalat jum’at yang akan menjadi khatib yaitu seorang laki-laki.



Menjalankan shalat jumat harus ada khutbah jumat. Dimana, dalam hal ini khatib menyampaikan nasehat islami kepada para jamaah.



Agar terlaksananya khutbah jumat dengan baik, tidak bisa dilakukan sembarangan. Melainkan, seorang khatib harus paham Tata Cara Khutbah Jumat. Sebagai umat muslim, alangkah baiknya untuk memahami tata caranya tersebut.



Tata Cara Khutbah Jumat



Terdapat beberapa tata cara yang harus dilakukan dalam menyampaikan khutbah jumat. Berikut ini tata caranya:



1.    Khatib Naik ke atas mimbar atau tempat yang lebih tinggi lalu mengucapkan salam dan kembali duduk.



2.    Khatib duduk dan mendengarkan dan menjawab adzan.



3.    Khutbah Pertama, Khatib berdiri  menyampai kan isi khutbah dengan membaca Hamdallah terlebih dahulu. Kemudian, dilanjutkan sholawat kepada Nabi SAW, membaca ayat al-qur'an, berwasiat tentang taqwa serta terahir mendoakan orang muslim.



Baca Juga:






4.    Setelah khutbah pertama disampaikan, Khatib duduk di antara khutbah pertama dan kedua dengan duduk sejenak sebelum khutbah selanjutnya, seukuran membaca tasbih.



5.   Kemudian, Khatib melanjutkan khutbah kedua. Khutbah kedua ini sebaiknya dilakukan dengan tidak terlalu panjang.



Serta, bisa menyampaikan isi dari khutbah dengan padat dan jelas. Hal ini penting agar para jamaah memahami apa yang dikatakan oleh Khatib. Sebaiknya, khutbah diakhiri dengan kalimat permohonan ampun kepada Allah SWT.



6.    Khatib membacakan doa untuk seluruh umat muslim dengan fasih dan suara yang keras.



7.    Selanjutnya, Khatib turun dari mimbar. Lalu, Muadzin mengumandangkan iqamah sebagai tanda akan melakukan shalat jumat.



8.    Terakhir, melaksanakan shalat jumat dua rakaat secara berjama’ah sampai selesai.



Begitulah Tata Cara Khutbah Jumat dilaksanakan dengan benar. Dalam melaksanakan khutbah jumat khatib harus melakukan tata cara diatas dengan benar. Jangan sampai, ada satu bagian yang terlewatnya. Semoga, dengan adanya pembahasan ini bisa menambah informasi bagi umat muslim.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membaca Polemik Kuota Haji, Dari Analisa sampai Prasangka-Prasangka

Ilustrasi Polemik Kuota Haji Iswaya.my.id -  Setiap kasus yang melibatkan pejabat publik hampir selalu melahirkan dua hal yang saling beriringan; proses hukum dan riuh tafsir. Apalagi ketika pejabat publik itu terafiliasi partai, ormas atau tokoh tertentu. Di samping proses hukum yang kadang saling Tarik ulur, juga riuhnya prasangka yang begitu bebas bertebaran di berbagai sosial media. Ada yang tumbak cucukan, tukang kompor, ada juga yang menjadi kontrol. Tentu yang pertama berjalan di ruang institusi, dengan ritme dan logikanya sendiri. Kedua hidup di ruang publik, bergerak cepat, emosional, dan sering kali bercampur antara data, opini, dan sikap politik. Kasus yang menyeret nama Yaqut Cholil Qoumas berada tepat di persimpangan itu. Kita tidak bisa bermain interpretasi melulu, karena polanya adalah kebijakan publik, terkait pelayanan. Anda beli soto di warung A dengan pelayanan yang acak kadut, walaupun rasanya enak, akan berpikir dua kali untuk datang lagi, berbeda dengan warun...

Pesantren, Alam dan Ingatan yang Pelan-pelan Kita Rawat

Di kaki bukit Buduk Asu Singosari, pagi, embun, dan riang kicau burung tidak turun begitu saja. Ia meluncur perlahan, seperti seorang santri yang sedang khusyuk menjalani tirakat dalam jalan sunyinya. Angin menyelinap di antara reranting pohon pinus, kopi arabika dan berbagai pohon yang menjulan menopang langit. Ia membawa aroma pinus yang bercampur dengan kesunyian khas pegunungan; kesunyian yang diam-diam mengajari kita tentang ketenangan dan keteguhan.  Pada 22–23 November 2025 kemarin, di tempat yang seolah menjadi halaman depan hutan, berbagai wajah hadir, duduk bersila sambil mewadahi rintik hujan yang begitu riang menari, menimpa kehangatan yang terjalin di antara para kyai, para gus dan ning, para penggerak lingkungan, perangkat dan pengawas desa, aktivis kampus, hingga komunitas ke komunitas yang berjalan dengan langkah mereka sendiri; komunitas Pancasuman, Mukti Laku, Santri Harian Lepas dengan keplaurannya (meminjam istilah mas Dian si penggerak itu), serta para pemerhat...

5 Doa Minta Jodoh Yang Terbaik Sesuai Sunnah

Doa Minta Jodoh.  Doa merupakan salah satu bentuk ketidak mampuan seorang hamba untuk melakukan sebuah perkara, tanpa adanya kuasa dan bantuan dari Allah Swt. Rasulullah mengajarkan kepada umatnya untuk  berdoa meminta jodoh  agar diberikan jodoh oleh Allah. Ada beberapa doa meminta jodoh yang ada dalam al-Qur’an al-Karim, diantaranya adalah surah al-Furqan ayat 74  : Artinya : Waha Tuhan kami,anugerahkanlah pada kami pasangan dan keturunan dari kalangan kami sebagai penenang hati. Juga dalam surah al-Qashas ayat 24 : رَبِّ إِنِّيْ لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرِ فَقِيْرٌ “ Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan suatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.” Doa Minta Jodoh Sebelum Tidur merupakan salah satu cara agar kita selalu istiqomah  dalam memanjatkan doa kepada Allah. Karena tidur merupakan salh satu kegiatan yang rutin kita lakukan setiap hari, ,jadi otomatis kita akan setiap hari juga memanjatkan doa tersebut sebelum tidur. Baca Juga:...