Langsung ke konten utama

Disonansi Agama, Kebudayaan dan Moral Sosial

Khutbah Jumat Tentang Musibah: Ada Hikmah Di Balik Setiap Musibah


Khutbah Jumat Tentang Musibah





Khutbah jumat tentang musibah dapat disampaikan sebagai renungan kepada para jamaah. Khatib bisa menyampaikan materi ini dengan tepat dan jelas kepada jamaah jumat.



Khutbah jumat tentang musibah sangat perlu untuk bisa disampaikan. Dalam khutbah tersebut, materinya menjelaskan mengenai sebab dan akibat dari setiap musibah yang datang kepada manusia.

Ada Hikmah Di Balik Setiap Musibah



Jamaah jumat rahimakumullah..



Musibah datang tanpa kita sadari, kapanpun dan dimanapun musibah tersebut bisa saja datang. seperti Gempa bumi, letusan gunung merapi, longsor, banjir dan semua hal buruk lainnya, tentu ada sebabnya.



Banyak dari kita yang selalu mengabaikan perintah dari Allah dan justru tidak memahami akibatnya.



Sebabnya, bertaqwalah kepada Allah setiap saat. Jangan pernah mengabaikan perintah yang telah Allah berikan kepada kita.



Berusaha untuk selalu meminta ampunan kepada Allah terhadap setiap kesalahan yang kita lakukan. Meskipun kita yang melakukan kesalahan, bisa saja semuanya yang terkena akibatnya.



Allah SWT berfirman:




وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ




Sudah jelas, jika seharusnya setiap manusia berusaha untuk bisa berdoa kepada Allah meminta ampunan.



Musibah yang datang tidak begitu saja. Melainkan, karena adanya kesalahan yang telah kita perbuat bersama-sama. Disinilah, pentingnya untuk bisa saling memberikan nasehat kepada seluruh umat muslim.



Rasulullah SAW dalam haditsnya bersabda:







Di dalam setiap cobaan yang diberikan, selalu ada hikmah didalamnya. Seperti, bisa saling membantu satu sama lainnya dalam menyelesaikan musibah tersebut. Baik dalam bentuk moral ataupun non moral tentu sangat membantu.


Baca Juga:







Tidakkah kita sebaiknya melakukan hal ini dalam aktivitas sehari-hari. Tujuannya tentu jelas agar bisa saling membantu dan menciptakan kedamaian dalam berkehidupan. Serta, bisa menjauhi larangan-Nya agar terhindar dari berbagai macam musibah.



Allah SWT berfirman:




وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ




Jika sudah demikian, hendaknya berhenti untuk melakukan dosa. Mulailah dengan bertobat dan mencari hikmah dari setiap musibah yang datang. Jangan pernah menunggu musibah tersebut datang kembali. Namun, justru bisa mengambil hikmah dalam setiap musibah yang terjadi.



Sikap saling menolong harus bisa lebih diperhatikan, dan yang lainnya. Sekarang, marilah kita bersama-sama mengoreksi diri untuk bisa menjadi lebih baik. Jangan tunggu nanti, tapi mulai dari sekarang juga!



Khutbah jumat tentang musibah sangat bisa untuk diambil hikmah didalamnya. Jangan menunggu nanti untuk mulai bertobat dan mulai persiapkan diri untuk hidup yang lebih baik!




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membaca Polemik Kuota Haji, Dari Analisa sampai Prasangka-Prasangka

Ilustrasi Polemik Kuota Haji Iswaya.my.id -  Setiap kasus yang melibatkan pejabat publik hampir selalu melahirkan dua hal yang saling beriringan; proses hukum dan riuh tafsir. Apalagi ketika pejabat publik itu terafiliasi partai, ormas atau tokoh tertentu. Di samping proses hukum yang kadang saling Tarik ulur, juga riuhnya prasangka yang begitu bebas bertebaran di berbagai sosial media. Ada yang tumbak cucukan, tukang kompor, ada juga yang menjadi kontrol. Tentu yang pertama berjalan di ruang institusi, dengan ritme dan logikanya sendiri. Kedua hidup di ruang publik, bergerak cepat, emosional, dan sering kali bercampur antara data, opini, dan sikap politik. Kasus yang menyeret nama Yaqut Cholil Qoumas berada tepat di persimpangan itu. Kita tidak bisa bermain interpretasi melulu, karena polanya adalah kebijakan publik, terkait pelayanan. Anda beli soto di warung A dengan pelayanan yang acak kadut, walaupun rasanya enak, akan berpikir dua kali untuk datang lagi, berbeda dengan warun...

Pesantren, Alam dan Ingatan yang Pelan-pelan Kita Rawat

Di kaki bukit Buduk Asu Singosari, pagi, embun, dan riang kicau burung tidak turun begitu saja. Ia meluncur perlahan, seperti seorang santri yang sedang khusyuk menjalani tirakat dalam jalan sunyinya. Angin menyelinap di antara reranting pohon pinus, kopi arabika dan berbagai pohon yang menjulan menopang langit. Ia membawa aroma pinus yang bercampur dengan kesunyian khas pegunungan; kesunyian yang diam-diam mengajari kita tentang ketenangan dan keteguhan.  Pada 22–23 November 2025 kemarin, di tempat yang seolah menjadi halaman depan hutan, berbagai wajah hadir, duduk bersila sambil mewadahi rintik hujan yang begitu riang menari, menimpa kehangatan yang terjalin di antara para kyai, para gus dan ning, para penggerak lingkungan, perangkat dan pengawas desa, aktivis kampus, hingga komunitas ke komunitas yang berjalan dengan langkah mereka sendiri; komunitas Pancasuman, Mukti Laku, Santri Harian Lepas dengan keplaurannya (meminjam istilah mas Dian si penggerak itu), serta para pemerhat...

5 Doa Minta Jodoh Yang Terbaik Sesuai Sunnah

Doa Minta Jodoh.  Doa merupakan salah satu bentuk ketidak mampuan seorang hamba untuk melakukan sebuah perkara, tanpa adanya kuasa dan bantuan dari Allah Swt. Rasulullah mengajarkan kepada umatnya untuk  berdoa meminta jodoh  agar diberikan jodoh oleh Allah. Ada beberapa doa meminta jodoh yang ada dalam al-Qur’an al-Karim, diantaranya adalah surah al-Furqan ayat 74  : Artinya : Waha Tuhan kami,anugerahkanlah pada kami pasangan dan keturunan dari kalangan kami sebagai penenang hati. Juga dalam surah al-Qashas ayat 24 : رَبِّ إِنِّيْ لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرِ فَقِيْرٌ “ Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan suatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.” Doa Minta Jodoh Sebelum Tidur merupakan salah satu cara agar kita selalu istiqomah  dalam memanjatkan doa kepada Allah. Karena tidur merupakan salh satu kegiatan yang rutin kita lakukan setiap hari, ,jadi otomatis kita akan setiap hari juga memanjatkan doa tersebut sebelum tidur. Baca Juga:...