Langsung ke konten utama

Postingan

Disonansi Agama, Kebudayaan dan Moral Sosial

Motivasi Manusia; Stimulus Beragama

  Motivasi adalah sarana penting bagi setiap manusia untuk menuju puncak kearifannya. Hal ini bisa dari dalam diri ataupun dari luar diri. Tentu perlu adanya rangsangan untuk memunculkan motivasi tersebut. Kehidupan adalah segudang motivasi-motivasi dan tentu dibarengi dengan pelemahan-pelemahan. Salah satu contoh adalah akan diangkat derajatnya seseorang yang memiliki pengetahuan. Tentu derajat itu bukan hanya derajat dunia, dihormati, memiliki jabatan dan lain sebagainya. Pun derajat akhirat. Motivasi dari dalam artinya secara sadar manusia memiliki kemauan yang tinggi atas sebuah keberlangsungan. Artinya bukan hanya menjalani prosesnya melainkan mengilhami dan melahirkan inovasi-inovasi dalam prosesnya. Tidak mungkin manusia tidak mengalami jatuh bangun dalam hidupnya. Karena kepastian sudah menjadi keputusan yang berada di luar diri manusia. Artinya posisi di atas ataupun di bawah adalah proses perjalanan manusia. Hari ini, selagi nafas masih tersemat di dalam diri maka pasti a...

Aswaja dan Gerak Transformatif

Gerak transformatif Aswaja sebagai metodologi dalam aspek kehidupan adalah keniscayaan. berpagi-pagi kita menemukan konsep epistimologi islam sebagai khazanah keilmuan yang sangat beragam metodologi pemikirannya. Assy-Syahristani (1086-1158) menjelaskan dalam magnum-opusnya Al-Milal wa An-Nihal bahwa muncul keberagaman corak pemikiran tentang agama (Tauhid atau ilmu kalam, Fikih dan aspek keagamaan yang lain) yang pada akhirnya bermuara pada konsep metodologis ( manhaji ). Jabariah, Qadariah, Mu’tazilah, Aswaja dan Syiah. Metodologi ini yang paling sering lalu lalang dalam telinga dan gerak penalaran kita, kadang lentur kadang pula kaku pemahamannya. Pernahkan anda bertanya, minimal ke dalam diri anda, bahwa apa itu sebenarnya agama? Apa itu addin ? Apa itu Nashara? Apa itu Islam? Dan apa itu Yahuzdi atau yahudza? Atau memang tidak pernah kepikiran sama sekali? Sejauh ini pemahaman cara berpikir terbagi menjadi tiga, agar menjadi ilmu pengetahuan. Ontologi, Epistimologi, dan Aksiologi...

Nilai tukar; Harta bukan segalanya

Dikisahkan bahwa ada seorang raja yang lalim di Turkiztan. Cerita ini sangat masyhur. Pertemuannya dengan Nabi Khidir diawali dengan sayembara. Di mana siapapun yang mampu mempertemukannya dengan Khidir maka ia akan memberi seseorang itu emas sebanyak tiga karung ditambah berlian. Siapa yang tidak tertarik? Tentu hadiah itu sangat menggiurkan, bahkan menjadi sangat menawan siapapun. Sampai suatu ketika berita itu terdengar ke pelosok Negeri tersebut. Ada seorang dari keluarga miskin yang sudah menyiapkan rencana dan menerima konsekuensi dari apa yang akan dilakukannya. Ia menemui sang Raja dan menghaturkan apa yang menjadi rencananya. “Aku akan mempertemukanmu dengan Khidir, tetapi penuhi dulu syarat pertamaku!” ucap sang miskin. “katakan saja apa syarat itu?” Pinta Raja. “Berikan aku dan keluargaku sekarung emas pertama, dan akan aku penuhi janjiku; yaitu mempertemukanmu dengan Khidir.” Tawaran sang miskin. Walaupun ia menyadari bahwa ia tidak akan mampu mempertemukannya dengan Khidir...

Filsafat etik-humanisme

Serupa.id Seperti kata Kyai Sutara dalam bukunya Gus Taufiq WR. Bahwa air seember tiada berguna bagia mereka yang tiada dahaga, tetapi air secangkir sangatlah berharga bagi ia yang kehausan dan kering tenggorokannya. Maka perjalanan kehidupan itu penuh dengan olah rasa dan cipta karsa yang proporsional. Manusia berhak menjauhi dosa dan kenistaan, tetapi apakah manusia bisa luput dari itu semua? Tentu tidak. Seperti yang dituturkan oleh beliau Mulla Sadra (980-1050H) bahwa; apa saja yang melekat dengan manusia maka memiliki potensi merubah gerak dan gaya dalam hatinya. Pada dasarnya manusia memiliki keterasingan dalam hatinya. Di kala ia merasakan puncak keakuannya, maka akan ada ruang kosong yang menyita pikirannya. Ia merasa gundah gulana. Hal ini hampir pernah dirasakan oleh setiap manusia. Akhirnya hanya kepada Tuhanlah kembali, yang mana tiada pintu tertutup dari-Nya. Di mana suara kerinduan yang kian memanggil lalu bersimpuh di hadapanNya. Hal ini pernah disinggung oleh Plato (428...

4 Cara Melawan Covid-19, Orang Bijak Lakukan 4 Hal Ini

6 Bulan lamanya Indonesia di gempur pandemi virus Covid-19, sudah 30.500 lebih orang Indonesia terkena dampak virus covid-19. Banyak hal yang di lakukan oleh pemerintah dan simpatisan untuk melawan pandemi Covid-19 ini, salah satunya, memberlakukan PSBB, Karantina Wilayah, menutup tempat keramaain, sekolahan dan tempat ibadah. Namun, upaya yang di lakukan oleh pemerintah  dan simpatisan belum mendapatkan hasil yang positif, justru Bulan Juni Tanggal 06 ini virus korona telah menjangkit 900 orang dalam sehari, ini capaian tertinggi sejak Indonesia pertama kali terkena dampak virus korona. Salah satu cara yang dapat meredam covid-19 ini ada 4 Hal. Pertama Iman Iman sangat penting dalam meredam atau membentengi diri dari covid-19, sudah banyak tenaga medis yang meninggal akibat ganasnya covid-19 ini, padahal secara akal tenaga medis sudah menggunakan benteng kokoh. Selain itu, kita harus yakin bahwa, dengan seizin Allah Swt pandemi ini akan hilang dari muka bumi ini. Kedua Amin Amin d...

8 Amalan Wanita Haid , Ibadah Wajib Terlarang Ibadah Sunnah Tetap Jalan

Haid merupakan salah satu darah yang di ketahui jenisnya, yang keluar dari kemaluan wanita di usia menginjak baligk. Umumnya wanita mengalami haid sekitar 6 dan tujuh hari, sedangkan paling lamanya haid 15 hari di hitung menggunakan kalender hijjriyah. Masa suci wanita yakni kalau haidnya 7 hari maka sucinya 23 hari, kalau 15 hari maka sucinya 15 hari. Perlu di ketahui bagi wanita ketika selesai haid di mana saat itu waktu  shalat masih ada, maka baginya wajib shalat, contoh selesai haid jam setengah 3 sore waktu shalat dluhur masih ada, maka ia berkewajiban shalat, meskipun waktu shalat hanya 1 menit, tetap wajib. Wanita Haid  memang tidak di perbolehkan melakukan banyak hal dalam ibadah, seperti sholat fardlu, shalat sunnah meskipun sholat qodlo' sekalipun, menyentuh al-qur'an, thawaf, brsetubuh dan di cerai. Bersetubuh memang di haramkan bagi wanita yang mengalami haid, tetapi di bolehkan bersenda gurau dan bercumbu rayu di atas pusar dan di bawah lutut, asalkan tidak ada i...

Daftar Negara Durasi Puasa Terpendek Di Dunia Saat Ini

Puasa Terpendek- Puasa termasuk salah satu ibadah yang pahalanya paling besar di banding ibadah-ibadah yang lain, oleh karena itu umat islam yang berakal, mampu dan mencapai usia baligh di wajibkan berpuasa. Sebelum umatnya Nabi Muhammad Saw berpuasa, umat terdahulu sudah mulai puasa terlebih dahulu. Puasa hukumnya wajib jika puasa itu berupa puasa Ramdlan, Kafarat dan puasa karena nadzar. Puasa di beberapa negara memiliki ciri khas yang berbeda, Mulai Waktu Puasa Terlama Di Dunia sampai puasa terpendek, penyambutan sampai menu makan yang beragama, tetapi tujuan puasa hanya satu yakni mengharap ridlo dan pahala dari Allah Swt. Puasa Terlama di beberapa negara dengan aturan pemerintah yang ketat, tidak seperti negara Indonesia, itu justru sangat menyusahkan bagi Rakyat, karena teriknya matahari dan pekerjaan tanpa ada keringanan, namun, bagi penduduk asli hal demikian sudah wajar. Berikut ini beberapa Daftar Negara Dengan durasi Puasa Terpendek 1- Indonesia 13 Jam 2- India 14:39 Jam ...