Agama, kebudayaan, dan moral sosial adalah tiga pilar yang telah lama menjadi dasar tatanan kehidupan manusia. Ketiganya saling terkait erat dan membentuk sebuah jaringan kompleks yang mempengaruhi cara manusia berperilaku dan berinteraksi. Di sepanjang sejarah, agama telah memberikan panduan moral bagi individu dan masyarakat, sementara kebudayaan menjadi wadah ekspresi nilai-nilai moral yang dianut. Moral sosial, pada gilirannya, mencerminkan konsensus bersama mengenai apa yang dianggap baik dan buruk dalam suatu masyarakat. Namun, di tengah derasnya arus globalisasi, interaksi antara agama, kebudayaan, dan moral sosial menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Globalisasi telah mempercepat arus informasi, migrasi, dan interaksi lintas budaya, yang tidak hanya membawa inovasi teknologi dan ekonomi, tetapi juga menantang nilai-nilai moral yang telah mapan dengan memperkenalkan norma-norma baru yang berasal dari berbagai budaya dan agama. Fenomena ini menimbulkan berbagai pertanyaan ...